Monday, 28 April 2014

The Hipsters



Semasa akhir abad 60an dan awal 70an, golongan hippies menjadi satu trend bagi penduduk-penduduk negara kosmopolitan seperti Amerika Syarikat dan United Kingdom. Golongan-golongan ini mempunyai komuniti sendiri, embracing lagu-lagu psychedelic seperti psychedelic rock, psychedelic soul, psychedelic folk, dan lagu-lagu reggae. Ahli-ahli muzik seperti Lead Belly, Pink Floyd, Sandy Bull, Comus, Dando Shaft memainkan peranan penting dalam penyebaran ideologi ini. Mereka juga mengamalkan revolusi seksual, dan menggunakan cannabis sebagai satu medium untuk berada dalam satu situasi yang dikenali sebagai "Altered State of Mind". Altered State of Mind ialah pemikiran yang berbeza dari pemikiran normal atau beta defined by Arnold M. Ludwig, doktor dalam bidang psikologi yang menerangkan tentang pemikiran manusia.

Namun, seperti trend fesyen, zaman hippies turut dimakan dek zaman. Ideologi independent thinking, counter-culture, progressive politics, an appreciation of art and indie-rock, creativity, intelligence, and witty bante digantikan dengan ideologi konsumerisme dan kapitalisme. Ideologi-ideologi dari Karl Marx, Leon Trotsky, bekas President Soviet Union Vladimir Lenin, Adam Smith dan Von Mises. Bands seperti Metallica, Deep Purple, The Rolling Stones, Bon Jovi, Def Leppard dan Gun and Roses mula menakluki ideologi pemikiran pemuda-pemudi pada abad ke 80an. Lenyap zaman hippies atau hispter buat sementara waktu.

"Hipsters are the friends who sneer when you cop to liking Coldplay. They're the people who wear t-shirts silk-screened with quotes from movies you've never heard of and the only ones in America who still think Pabst Blue Ribbon is a good beer. They sport cowboy hats and berets and think Kanye West stole their sunglasses. Everything about them is exactingly constructed to give off the vibe that they just don't care." - Time, 2009

Walau bagaimanapun, pada abad ke 90an hingga kini, kita dapat lihat dalam peningkatan jumlah ahli pemikiran bebas ini atau nama lainnya, hipsters. Terutamanya, di Malaysia. This is because, rakyat Malaysia sudah semakin berpendidikan, sudah boleh mendalami pelbagai ilmu lagi-lagi dengan globalisasi internet dan ilmu pengetahuan di hujung jari. Secara jujurnya, hipster bukanlah sekadar fesyen, camera LOMO, dan ego kehidupan, tetapi hipster adalah ideology yang mementingkan ilmu pengetahuan, menolak blind consumerism, sayangi alam sekitar, dan mementingkan kesihatan. Sebagai contoh, instead of makan McDonald's 24 hours a week, cuba lebihkan makan makanan masakan sendiri. Dan instead of using kereta, naiklah basikal. Dan pelajari pelbagai ilmu pengetahuan am daripada buat sesuatu yang buang masa dan bodoh. Tapi sedihlah negara kita ni, nak cari ilmu bukan main susah. Kedai buku yang jual buku berkualiti tak banyak. Bagi aku Kinokuniya kedai buku terbaik. Syurga. Aku tak kata aku seorang hipster, tapi yang semestinya aku bukan orang yang noob dan tak tahu apa apa.



Let's go downtown and watch the modern kids
Let's go downtown and talk to the modern kids
They will eat right out of your hand
Using great big words that they don't understand
They're singing:

Rococo, rococo, rococo, rococo
Rococo, rococo, rococo, rococo

They build it up just to burn it back down
They build it up just to burn it back down
The wind is blowing all the ashes around
Oh my dear God what is that horrible song they're singin'

Rococo, rococo, rococo, rococo
Rococo, rococo, rococo, rococo
Rococo, rococo, rococo, rococo
Rococo, rococo, rococo, rococo
Rococo, rococo!
Rococo!

They seem wild but they are so tame
They seem wild but they are so tame
They're moving towards you with their colors all the same
They want to own you but they don't know what game they're playing

Rococo, rococo, rococo, rococo
Rococo!
Rococo!

(Rococo)
(Rococo)

Rococo!
Rococo!

(Rococo)
(Rococo)

Rococo!



Rococo by Arcade Fire.



No comments:

Post a Comment